Loading...

Minggu, 15 Mei 2011

GUNUNG KERINCI

gunung Kerinci merupakan gunung berapi yang tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3800m dpl dan masih dalam keadaan aktif. Berada pada lintang 10°45,50' LS dan 1010°160' BT. Terletak di dua kabupaten yaitu Kerinci dan Sulak Deras. Dikaki gunung ini juga anda bisa temukan perkebunan teh yang terdapat di desa Kersik Tuo. Didesa Kersik Tuo ini banyak terdapat penginapan-penginapan yang diusahakan oleh penduduk setempat. Penduduk didesa Kersik Tuo ini mayoritas adalah suku Jawa yang sudah lama sekali tinggal disana, sejak jaman kolonial Belanda. Gunung kerinci berada dibawah perlindungan Taman Nasioanal Kerinci Semblat. Pada areal hutan gunung ini kita masih bisa menjumpai harimau sumatera. Satu hal yang mesti di ingat, jika anda mendaki gunung ini, jangan bermalam atau mendirikan tenda di daerah selter I atau didaerah ketinggiannya dibawah 1500m dpl. Karena daerah ini merupakan habitatnya harimau sumatera dan tempat mereka berburu. Dan usahakan untuk tidak membawa makanan yang berbau anyir atau daging mentah. Pemandangan dari puncak Kerinci sangat memukau, kita bisa melihat danau kerinci dan danau situjuh yang berada diatas puncak bukit situjuh, serta di bagian selatan terlihat Lubuk Gadang dan Muara Labuh. Sementara di arah barat terlihat samudera Hindia. sangat indah. Sewaktu web master high-camp.com mendaki gunung ini dan mendirikan tenda tepat di daera berpasir di bawah puncak (lihat photo) pemandangan yang lepas dimalam hari sangat memukau, tapi hati-hati karena anginnya lumayan kencang, tenda anda harus cukup kuat untuk camping didaerah ini. Beruntung sekali pada saat itu air bisa didapat, akan tetapi harus menyeberangi dua punggungan.


Rute Pendakian
Gunung Kerinci bisa dicapai lewat kota Jambi atau kota Padang atau juga dari Muara Bungo. Muara Bungo terletak di jalan Lintas Sumatera antara profinsi Jambi dan Sumatera Barat. Keterangan rute-rute tersebut sebagai berikut.

Rute Kota Padang Sumatera Barat.
Padang - Kersik Tuo - Sugai Penuh.
Naik bus umum trayek Padang Sungai Penuh dan turun didesa Kersik Tuo.

Rute dari Jambi.
Jakarta - Jambi - Sungai Penuh - Kersik Tuo.

Rute dari Muara Bungo.
Jakarta - Muara Bungo - Sungai Penuh.
Dari Jakarta naik bus tujuan Padang, dan turun di kota Muara Bungo, dari sini dilanjutkan perjalan dengan menumpang mini bus dengan tujuan Sungai Penuh. Kemudian ganti kendaraan lagi dengan naik angkutan mini bus ke desa Kersik Tuo. Selain dari Kersik Tuo bisa juga dicapai dari Lubuk Gadang dan Kayu Aro. Akan tetapi rute dari desa Kersik Tuo adalah yang umum dipakai oleh para pendaki. High-camp.com menyarankan anda menginap dulu di Kersik Tuo dan memulai pendakian pagi keesokan harinya.

TAHAPAN RUTE PENDAKIAN
Pondok R10 (1611 m dpl) - Pintu Rimba (1800 m dpl)
R10 adalah pondok jaga balai TNKS untuk mengawasi setiap pengunjung yang akan mendaki gunung Kerinci. Medannya berupa perkebunan/ladang penduduk, kondisi jalan baik (aspal) sampai batas hutan. Jarak tempuh 2 km atau 1 jam perjalanan.

Pintu Rimba - Pos Bangku Panjang (1909 m dpl)
Pintu Rimba merupakan gerbang awal pendakian berada dalam batas hutan antara ladang dan hutan heterogen sebagai pintu masuk, disini ada shelter dan juga lokasi air kurang lebih 200 meter sebelah kiri jika kita menghadap gunung Kerinci. Jarak tempuh ke Bangku Panjang 2 km atau 30 menit perjalanan, lintasan trekking nya relatif landai.

Pos Bangku Panjang - Pos Batu Lumut (2000 m dpl)
Pos Bangku Panjang terdapat dua shelter yang masih boleh dibilang layak. Menuju Batu Lumut medan pendakian masih landai dan jarak tempuhnya sekitar 2 km dengan waktu tempuh 30 menit.

Pos Batu Lumut - Shelter 1 (2225 m dpl)
Pos Batu Lumut merupakan tempat istirahat namun tidak ada shelternya tetapi disini ada lokasi airnya (air endapan). Memang lokasinya di sungai tetapi sungai ini konterporer yang hanya berair dimusim hujan. Jarak tempuh menuju Shelter 1 sejauh 2 km perjalanan dengan waktu tempuh 1 jam. Kondisi jalan setapaknya relatif terjal dengan kemiringan sekitar 60.

Shelter 1 - Shelter 2 (2510 m dpl)
Shelter 1 merupakan tempat istirahat, terdiri dari satu buah pondok yang masih terawat baik, jarak tempuh menuju pos 2 yaitu 3 km dengan waktu tempuh 1,5 jam. Di lintasan ini sesekali jalan setapaknya terjal sampai kemiringan 45

Shelter 2 - Shelter 3 (3073 m dpl)
Shelter 2 merupakan tempat istirahat, dengan satu buah shelter namun tidak terlalu kokoh. Mungkin karena usia pondok ini cukup tua dan kondisi medan yang suhu udara dratis membuat shelter ini masih bertahan walaupun dalam keadaan miring hampir rubuh. Jarak tempuh menuju shelter 3 yaitu 2 km dengan waktu tempuh 2 jam.

Shelter 3 - Shelter 4 (3351 m dpl)
Shelter 3 merupakan tempat istirahat yang hanya tingga kerangka besinya saja. Lokasi ini merupakan medan yang terbuka dan bisa memandang kearah desa Kersik Tuo. Tempat ini juga bagus untuk dijadikan tempat mendirikan tenda. karena tempat datarnya lumayan luas. Disini juga kita bisa menjumpai sumber air. Perjalanan menuju puncak hanya tinggal 3 jam perjalanan dari shelter ini. Menuju shelter 4 jarak 1,5 km dengan waktu tempuh 1 jam. Kondisi jalan setapaknya merupakan bekas aliran air yang menjadi jalur pendakian.

Shelter 4 - Batas vegetasi/Pasir/Batuan Cadas - Puncak (3800 m dpl)
Ditempat ini terdapat papan pengumuman yang berisikan larangan membuat rute baru dan informasi mengenai lintasan pasir dan cadas harap berhati-hati. Lapangan yang luas. Disini bisa mendirikan tenda asalkan tenda anda memenuhi persyaratan untuk didirikan disini, karena disini angin bertiup lumayan kencang serta suhu yang dingin. Sewaktu highcamp mendirikan tenda disini (lihat gallery photo) kami menemukan air yang letaknya satu punggungan sebelah kiri kalau menghadap ke puncak. Jarak tempuh menuju puncak sekitar 2 km dengan waktu tempuh 2,5 jam.

Perijinan

Menurut pengalaman highcamp perijinan untuk pendakian gunung ini termasuk standar dan tidak terlalu berbelit-belit. Ijin bisa diurus diPos petugas taman nasional atau seperti yang pernah web master highcamp alami perijinan diurus di tempat penginapan Pak Paiman. Rumah Pak Paiman dulu merupakan tempat para pendaki beristirahat dan menginap sebelum dan sesudah mendaki. Dan dulu tanpa dipungut bayaran. Tapi saat ini seiring dengan perkembangan jaman penduduk disekitar desa ini sudah mulai juga membuka rumah mereka untuk tempat penginapan para pendaki, dan atas desakan penduduk setempat akhirnya penginapan Pak Paiman memungut bayaran. Akan tetapi masih bisa dibilang sangat murah dan sangat membantu para pendaki. Terimakasih Pak Paiman (almarhum) atas bantuannya kepada para pendaki.

Tempat Menarik

Ada beberapa tempat menarik yang mungkin dikunjungi diantaranya:
Kebon teh Kersik Tuo
Danau Belibis
Danau kerinci
Danau Situjuh di gunung Situjuh

Selain itu di lokasi Taman Nasional Kerinci Seblat ini juga terdapat komunitas yang disebut dengan ORANG KERINCI , komunitas ini sampai saat ini sangat susah untuk menemukannya. Tim antropologi Perancis masih menyelidikinya. Menurut penduduk setempat, orang kerinci ini mempunyai postur tubuh setinggi anak usia 3 tahun dan berambut panjang, yang unik dari mereka adalah telapak kaki mereka yang terbalik, tidak seperti kita tumit berada dibelakang akan tetapi orang kerinci ini tumitnya ada didepan dan jari-jarinya menghadap kebelakang. Gerakan mereka sangat cepat, sangking cepatnya photograper penyelidik dari perancis itu tidak bisa memotret mereka walaupun sudah bertemu muka. Hasil penyelidikan tim antropolog Perancis ini dapat dilihat di kantor mereka di kota Sungai penuh. Ada photo-photo bekas telapak kaki mereka yang ukurannya sebesar telapak kaki anak kecil.

DANAU KERINCI

Danau Kerinci

DANAU Kerinci memiliki luas 4.200 hektar dengan kedalaman 110 m dan terletak pada ketinggian 783 meter dpl. Danau ini menyimpan banyak jenis ikan. Ikan Semah merupakan jenis yang paling digemari dan merupakan ikan endemik. Danau Kerinci terletak pada dua Kecamatan yaitu Kecamatan Danau Kerinci dan Kecamatan Keliling Danau.
Terdapat beberapa lokasi yang menarik pada beberapa desa disekitar Danau Kerinci, yaitu Daerah Pesanggarahan dimana kita bisa melihat pemandangan Danau Kerinci dari atas, Tanjung Hatta adalah tempat Bung Hatta menikmati panorama Danau Kerinci dan menanam pohon disana, Desa Seleman terdapat Rumah Laheik yang merupakan rumah khas kerinci, dan di Desa Pulau Tengah terdapat Dolmen Batu Raja dan Masjid Keramat Pulau Tengah dan di sekitar danau Kerinci terdapat sejumlah batu berukir yang diduga peninggalan manusia megalit.
Pada tiap tahunnya, di Danau Kerinci diadakan Festval Danau Kerinci yang menampilkan berbagai macam atraksi seni masyarakat lokal.

Minggu, 10 April 2011

pesona objek wisata bukit khayangan

Melihat Pesona Objek Wisata Bukit Khayangan

Sering Diselimuti Kabut Tipis
Kerinci dikenal sebagai alam yang memiliki keindahan dan kesejukan yang luar biasa. Salah satunya obyek wisata Bukit Khayangan. Seperti apa tempat wisata itu?
Pesona Objek wisata Bukit Khayangan merupakan salah satu tempat wisata yang berada di Kota Sungaipenuh. Letaknya di gugusan Gunung Raya berbatasan dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Tepatnya di Desa Bina Karya. Ketinggian bukit itu mencapai 2.000 meter dari permukaan laut (dpl) dengan suhu sekitar 20 derajat celcius.
Untuk menuju objek wisata itu, pelancong terlebih dahulu memasuki Kota Sungaipenuh. Dari Sungaipenuh, bukit itu bisa terlihat jelas. Dengan mengendarai kendaran roda empat atau roda dua, pengunjung harus melewati jalan yang berkelok-kelok. Waktu yang dibutuhkan dari Sungaipenuh ke Bukit Khayangan berkisar 35 menit.
Saat berada di Bukit Khayangan, pengunjung akan merasa kesejukan. Apalagi kabut tipis menyelimuti seluruh puncak bukit. Kesan yang ditimbulkan seolah-olah sedang berada di khayangan (surga).
Ketika kabut mulai tersapu angin, keindahan lembah di bawahnya terkuak jelas. Pengunjung pun bisa melihat panorama alam Kerinci yang mengagumkan dari ketinggian. Danau Kerinci dan bentangan petak-petak sawah serta hamparan padi yang menguning, desa-desa tempat tinggal penduduk yang bertebaran, dan deretan Bukit Barisan, bisa dinikmati dari tempat itu.
Kesejukan udaranya membuat kian betah berlama-lama di sana. Bukan itu saja, di sebelah utara, terhampar lembah yang ditumbuhi pohon bambu yang menghijau dan jalanan yang berkelok dari kaki bukit. Panorama ini menciptakan pemandangan fantastik.
Kondisi jalan menuju Bukit Khayangan beraspal dan cukup lebar. Fasilitas di objek wisata itu pun cukup memadai. Ada jalan setapak bersemen dengan sejumlah anak tangga. Suasananya asri dengan beragam pepohonan tinggi dan rindang. Udaranyanya sangat sejuk dan jauh dari polusi.
Di samping itu, di objek wisata itu, telah dibangun  sebuah pondok permanen yang diperuntukan bagi para pelancong bersantai menikmati pemandangan alam Kerinci. Obyek wisata satu ini sering dikunjungi pelancong. Baik dari dalam maupun luar negeri.(*)

Melihat Pesona Objek Wisata Bukit Khayangan Sering Diselimuti Kabut Tipis Kerinci dikenal sebagai alam yang memiliki keindahan dan kesejukan yang luar biasa. Salah satunya obyek wisata Bukit Khayangan. Seperti apa tempat wisata itu? Pesona Objek wisata Bukit Khayangan merupakan salah satu tempat wisata yang berada di Kota Sungaipenuh. Letaknya di gugusan Gunung Raya berbatasan dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Tepatnya di Desa Bina Karya. Ketinggian bukit itu mencapai 2.000 meter dari permukaan laut (dpl) dengan suhu sekitar 20 derajat celcius. Untuk menuju objek wisata itu, pelancong terlebih dahulu memasuki Kota Sungaipenuh. Dari Sungaipenuh, bukit itu bisa terlihat jelas. Dengan mengendarai kendaran roda empat atau roda dua, pengunjung harus melewati jalan yang berkelok-kelok. Waktu yang dibutuhkan dari Sungaipenuh ke Bukit Khayangan berkisar 35 menit. Saat berada di Bukit Khayangan, pengunjung akan merasa kesejukan. Apalagi kabut tipis menyelimuti seluruh puncak bukit. Kesan yang ditimbulkan seolah-olah sedang berada di khayangan (surga). Ketika kabut mulai tersapu angin, keindahan lembah di bawahnya terkuak jelas. Pengunjung pun bisa melihat panorama alam Kerinci yang mengagumkan dari ketinggian. Danau Kerinci dan bentangan petak-petak sawah serta hamparan padi yang menguning, desa-desa tempat tinggal penduduk yang bertebaran, dan deretan Bukit Barisan, bisa dinikmati dari tempat itu. Kesejukan udaranya membuat kian betah berlama-lama di sana. Bukan itu saja, di sebelah utara, terhampar lembah yang ditumbuhi pohon bambu yang menghijau dan jalanan yang berkelok dari kaki bukit. Panorama ini menciptakan pemandangan fantastik. Kondisi jalan menuju Bukit Khayangan beraspal dan cukup lebar. Fasilitas di objek wisata itu pun cukup memadai. Ada jalan setapak bersemen dengan sejumlah anak tangga. Suasananya asri dengan beragam pepohonan tinggi dan rindang. Udaranyanya sangat sejuk dan jauh dari polusi. Di samping itu, di objek wisata itu, telah dibangun sebuah pondok permanen yang diperuntukan bagi para pelancong bersantai menikmati pemandangan alam Kerinci. Obyek wisata satu ini sering dikunjungi pelancong. Baik dari dalam maupun luar negeri.(*)